Pimpin Rakor TW II, Prof Zainal Abidin Ajak Sukseskan Paskah Nasional dan Bidik Harmony Award 2026
FKUB SULTENG, PALU – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Sulawesi Tengah mulai mematangkan langkah strategis memasuki triwulan kedua (TW II) tahun 2026.
Ini menjadi bukti bahwa di bawah nahkoda Prof. Dr. KH. Zainal Abidin, M.Ag, semangat moderasi beragama di Sulawesi Tengah terus berkibar.
Dalam Rapat Koordinasi yang dipimpin langsung oleh Ketua FKUB Sulteng, Prof. Dr. KH. Zainal Abidin, M.Ag, Selasa malam (21/4/2026), ditekankan pentingnya menjaga soliditas pengurus untuk menyukseskan agenda besar, termasuk ajang bergengsi Harmony Award 2026.
Membuka rapat di kantor sekretariat, Prof. Zainal menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh jajarannya.
Ia menilai, kekompakan tokoh lintas agama di FKUB Sulteng telah teruji melalui keberhasilan program kerja pada triwulan pertama, meskipun harus bekerja di tengah keterbatasan anggaran yang cukup signifikan.
"Dengan anggaran terbatas, sekitar Rp32 jutaan, kita bisa melewati TW I dengan sangat baik. Ini membuktikan bahwa FKUB Sulteng benar-benar dikelola dengan efisiensi yang tinggi dan komitmen yang tulus," ujar Prof. Zainal.
Sepanjang awal tahun, FKUB Sulteng memang tercatat sangat aktif lewat aksi-aksi inklusif. Mulai dari program "Ngopi Kerukunan" hasil kolaborasi dengan Wahana Visi Indonesia, hingga pembangunan Posko Persaudaraan pada momentum Haul Guru Tua yang uniknya dimotori oleh pengurus FKUB dari kalangan non-Muslim, termasuk pembagian takjil saat ramadan dan melaksanakan Muhibbah Kerukunan.
Prof. Zainal mengakui bahwa merosotnya anggaran menjadi tantangan tersendiri dalam memasyarakatkan pemahaman moderasi beragama. Namun, hal itu tidak menyurutkan optimisme sang ulama kharismatik ini untuk terus menebar dampak positif di Bumi Tadulako.
"TW I sudah berhasil, artinya TW II juga harus sukses. Kita harus kreatif menyiasati kegiatan agar penguatan moderasi beragama di masyarakat tetap berjalan maksimal," tegasnya.
Dalam waktu dekat, Sulawesi Tengah akan menjadi tuan rumah event nasional, yakni Paskah Nasional yang dipusatkan di Kota Palu dan Kabupaten Sigi.
Prof. Zainal mengajak seluruh jajaran FKUB untuk terlibat aktif menyukseskan agenda tersebut sebagai bukti nyata kerukunan daerah.
"Jika Paskah Nasional ini sukses, dunia akan melihat bahwa Sulawesi Tengah adalah daerah yang rukun dan harmoni. Ini membuktikan seluruh umat beragama bisa berkegiatan dengan lancar karena masyarakat kita saling menghargai keberagaman," jelas tokoh moderasi beragama nasional tersebut.
Senada dengan itu, Sekretaris FKUB Sulteng, Dr. H. Muhammad Munif Godal, MA, memaparkan sejumlah agenda prestisius yang telah menanti pada TW II.
Selain rutin menggelar sosialisasi, FKUB Sulteng bekerjasama dengan Kemenag RI dijadwalkan melaksanakan Kemah Lintas Iman Internasional di Kabupaten Banggai Laut.
Persiapan matang juga dilakukan untuk mengikuti ajang Harmony Award 2026. Dr. Munif optimis, dengan rekam jejak aksi nyata yang telah dilakukan, FKUB Sulteng memiliki peluang besar untuk meraih penghargaan bergengsi tersebut.
"Kita sudah buktikan bisa bekerja maksimal dengan sumber daya yang minim. InsyaAllah, pada TW II semua program berjalan lancar dan target Harmony Award bisa kita raih sebagai kado bagi kedamaian di negeri ini," tutupnya. ***
Naskah : Safrudin
Foto : Nanang