FKUB Sulteng Audiensi ke Gubernur, Ada 'Titipan Khusus' untuk Prof Zainal dan Pasukannya
PALU, FKUB SULTENG - Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulteng, Prof. Dr. KH. Zainal Abidin, M.Ag memimpin langsung pengurus FKUB Sulteng melakukan audiensi dengan Gubernur Sulteng, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si di ruang kerjanya, Selasa 23 Desember 2025.
Kepada Gubernur, Prof Zainal Abidin melaporkan kiprah FKUB Sulteng selama beberapa tahun terakhir.
Di antaranya, rapat kerja nasional yang menghadirkan FKUB seIndonesia. Sepanjang tahun ini, FKUB Sulteng juga telah bersinergi dengan berbagai pihak termasuk TNI, Polri, BNN dan organisasi non pemerintah dalam melakukan penguatan moderasi beragama di berbagai daerah.
Dalam laporan yang disampaikan Sekretaris, Dr. H. Muh Munif Godal, MA, disebutkan bahwa penguatan moderasi beragama yang dilakukan FKUB Sulteng ini tidak hanya menyasar masyarakat umum dan komunitas agama.
Bahkan, FKUB Sulteng telah berpikir jauh ke depan dengan melakukan penguatan moderasi beragama kepada para siswa dengan harapkan melahirkan generasi-generasi baru yang melek dengan pentingnya moderasi beragama dan saling menghormati serta menghargai di tengah perbedaan.
"Ada sekitar 5.870 siswa dari 13 kabupaten kota yang kami kunjungi, dan ada sekitar 1.970 tokoh-tokoh agama yang kami hadir untuk membuka ruang dialog bersama mereka," ucap Dr Munif Godal.
FKUB Sulteng lanjut Dr Munif juga menyelaraskan program-program BERANI yang dinisiasi Gubernur Sulteng.
BERANI Berkah, BERANI Peduli, BERANI Literasi Damai dan BERANI Rumah Ibadah Rukun, BERANI Generasi, dan BERANI Doa Bersama
"Ini kami sampaikan kepada Bapak Gubernur, kami juga telah ditunjuk oleh Kementerian Agama untuk menjadi tuan rumah Kemah Kerukunan Pemuda Lintas Agama Internasional di Banggai Laut," jelasnya.
Dalam audiensi ini juga, perwakilan agama-agama memberikan kesaksian kepada Gubernur terkait program-program yang selama ini dijalankan FKUB Sulteng telah berjalan dengan baik dan sukses mengurai sekat-sekat di akar rumput yang bisa menjadi pemicu kesalahpahaman dalam menjalani kehidupan beragama di tengah masyarakat.
Kesaksian itu disampaikan perwakilan Katolik Agustinus Motoh, perwakilan Gereja Bala Keselamatan Frangky Waleleng, perwakilan Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST), Endang Susan Karyosumito, perwakilan Gereja Protestan Indonesia Donggala (GPID), Pendeta Yeni Sangkalia, dan perwakilan Muhammadiyah Muh Amin Parakkasi.
Para perwakilan agama ini mengakui jika lewat dialog-dialog FKUB di akar rumput selama ini berhasil menyebarkan pemahaman beragama yang moderat kepada masyarakat luas.
"Saya kira itu ungkapan dari apa yang mereka rasakan selama ini dan saya kira itu juga menjadi perhatian kita semua. Mudah-mudahan apa yang kita harapkan kita terwujud di masa-masa yang akan datang," ucap Prof Zainal merespons testimoni perwakilan agama melihat program FKUB Sulteng selama ini.
Gubernur Sulteng, Anwar Hafid mengaku telah lama menjalin hubungan yang baik dengan FKUB dan melihat langsung keberhasilan kerja-kerja yang dijalankan FKUB.
Saat bertugas sebagai Camat di Sorowako, Anwar Hafid melihat langsung bagaimana kerja-kerja FKUB dalam menjaga kehidupan yang harmonis dan rukun di tengah-tengah keberagaman.
Dengan pengalaman langsung melihat keberhasilan kerja FKUB ketika menjadi Camat itu, Anwar Hafir mengaku sangat bahagia pemimpin Sulteng, didampingi FKUB yang memiliki tingkat keaktifan menjalankan program-program kerukunan yang sangat tinggi.
"Saya bersyukur sekali ketemu FKUB dengan tingkat keaktifan yang luar biasa begini. Karena siapa yang bisa masuk ke sendi-sendi masyarakat kita yang pluralisme ini kalau bukan dari tokoh-tokoh (agama) itu," jelasnya
Dalam momen pertemuan yang penuh suka cita itu, Anwar Hafid meminta FKUB untuk terus membantu pemerintah menjalankan program-programmnya untuk memastikan kerukunan dan keharmonisan umat beragama di Sulawesi Tengah terus terjaga.
"Saya Pak Prof, berterima kasih. Kita support sepenuhnya (FKUB Sulteng)," jelas Anwar Hafid.
Anwar Hafid mengajak pengurus FKUB untuk bersama-sama membantu Pemerintah Daerah serta mengawal pembangunan di Sulawesi Tengah sehingga visi dan misi serta janji menyejahterakan masyarakat Sulawesi Tengah dapat terwujud.
Anwar Hafid menyatakan dukungan Pemda Sulteng agar FKUB Sulteng makin nyaman dan profesional dalam menjalankan program-programnya, dengan memberikan kantor baru yang lebih representatif di tahun depan.
"Saya sangat berharap bahwa FKUB ini menjadi salah satu pilar. Pilar penting pembangunan di Sulawesi Tengah. Kita coba wujudkan pilar ini menjadi sebuah pilar yang bisa kelihatan," jelasnya.
Melihat kesuksesan FKUB Sulteng dalam menjalankan programnya, dalam kesempatan itu, Anwar Hafid memberikan 'titipan khusus' kepada FKUB Sulteng agar juga membantu pemerintah menyelamatkan masyarakat Sulteng dari bahaya narkoba.
Anwar Hafid menilai, lewat peran tokoh lintas agama diharapkan bisa lebih didengar masyarakat dan masuk ke hati masyarakat karena disampaikan lewat pendekatan spiritual.
"Ini kita butuh dukungan tokoh agama kayaknya harus turun. Pak Imam, Pa Ustad, para pendeta, para mangku, tidak boleh lagi menganggap masjid, gereja itu steril dari narkoba," ucapnya.
Di akhir audiensi, Prof Zainal memberikan dua buku karya FKUB Sulteng kepada Gubernur Sulteng. Pertama buku Moderasi Beragama dan kedua buku Kumpulan Quotes Prof Zainal.
Audiensi dengan Gubernur Sulteng ini merupakan audiensi perdana FKUB Sulteng bersama Anwar Hafid sejak menjabat Gubernur.
Anwar Hafid didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Dr. Fahrudin D Yambas, M.Si.
Dalam audiensi ini, pengurus inti FKUB Sulteng hadir dengan lengkap Wakil Ketua 1, M. Amin Parakkasi, S.Ag M.Hi, Wakil Ketua 2, Pendeta Herson Jangkuton S.Th., MTh, Sekretaris Umum, Dr. H. Muh Munif Godal, MA, Wakil Sekretaris, Agustinus Motoh, SH, dan bendahara, Dr. Hj. Normawati, S.Ag., M.Pd.I dan para pengurus lainnya. ***
Penulis : Safrudin
Foto : Mansur