FKUB SULTENG

Gerak Cepat FKUB Sulteng dan BAMAG Sulteng Salurkan Bantuan Korban Gempa, Prof Zainal Abidin: Menolong Sesama Adalah Jalan Kemaslahatan

17 Jun 2026 • safrudin
👁 6 • 💬 0

FKUB SULTENG – Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulawesi Tengah, Prof. Dr. KH. Zainal Abidin, M.Ag, menegaskan bahwa bencana alam yang melanda daerah ini harus disikapi sebagai momentum sakral untuk mempererat tali persaudaraan lintas iman.

Merespons dampak gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,7 yang mengguncang Kota Palu, Kabupaten Sigi, Parigi Moutong, dan sekitarnya pada Selasa 16 Juni 2026, FKUB Sulteng bersama Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) Sulteng langsung bergerak cepat menginisiasi gerakan kemanusiaan terpadu. 

Aksi nyata yang mengusung tema besar “Satu Doa, Satu Hati, Satu Aksi” ini diwujudkan melalui dua agenda utama, yakni penyaluran bantuan logistik secara langsung ke titik-titik pengungsian terparah di Kabupaten Sigi, serta persiapan doa bersama lintas agama. 

Prof. Zainal Abidin menyampaikan harapan agar aksi sosial yang digalang bersama ini dapat berjalan dengan lancar, tepat sasaran, serta memberikan manfaat psikologis dan materiel bagi masyarakat yang tengah dirundung duka.

Bagi ulama kharismatik ini, mengulurkan tangan di tengah situasi krisis merupakan panggilan iman yang melintasi sekat-sekat perbedaan. 

“Menolong sesama manusia adalah jalan menuju kemaslahatan. Setiap uluran tangan yang diberikan dengan tulus tidak hanya meringankan beban orang lain, tetapi juga menghadirkan keberkahan, mempererat persaudaraan, dan menjadi amal kebaikan yang bernilai di sisi Allah SWT,” ujar tokoh moderasi beragama nasional itu.

Semangat kebersamaan tersebut diaminkan oleh Ketua Dewan Penyantun BAMAG Sulteng, Hendrik G Lyanto.

Pria yang akrab disapa Ko Aceo ini menekankan bahwa musibah gempa ini menjadi pengingat bagi seluruh umat beragama akan pentingnya memupuk rasa gotong royong dan kewajiban moral untuk saling menguatkan. 

Dalam aksi tanggap darurat ini, kolaborasi FKUB dan BAMAG telah menyiapkan total bantuan sebanyak 1.000 dus mi instan untuk didistribusikan ke wilayah-wilayah terdampak parah di Kabupaten Sigi. 

“Kami telah menyiapkan 1.000 dus Indomie untuk disalurkan ke lokasi terdampak gempa di Kabupaten Sigi, di antaranya Desa Kamarora dan beberapa desa lainnya. Untuk tahap pertama kami turunkan 200 dus dulu, sambil melihat lokasi lain yang terdampak,” jelas Ko Aceo. 

Sebagai puncak dari gerakan solidaritas ini, Prof. Zainal Abidin bersama para pemuka agama lainnya dijadwalkan akan memimpin jalannya Doa Bersama Lintas Agama. Agenda religius ini akan digelar pada Jumat, 19 Juni 2026, mulai pukul 17.00 WITA hingga selesai, bertempat di Lapangan Imanuel Palu. ***  

Komentar
Tinggalkan Komentar
Berita Terkait